Waktu adalah harta kita yang berharga. Sekali tersia-sia ia akan pergi dan tak bisa terganti. Waspadai 5 pencuri waktu berikut ini.

1. Sifat Suka  Menunda

Ini adalah musuh nomor satu dalam manajemen waktu. Mantra si Penunda biasanya,"ah nanti saja. Masih ada waktu kok."  Sekali menunda, dua kali, tiga kali, dan tugas pun menumpuk. Akhirnya kita kelabakan sendiri dan mengerjakan tumpukan tugas di ujung waktu. Kalau sudah begini, kualitas pekerjaan menjadi taruhannya. Ketika kemudian hasilnya tidak sesuai harapan barulah kita menyesali waktu yang terbuang akibat menunda. Setiap kali tergoda menunda pekerjaan, ingat kata pepatah, kesempatan sering kali tidak datang dua kali. Lakukan sekarang, selagi waktu masih menjadi teman, bukan musuh yang mengejar-ngejar seperti debt collector.

2. Godaan Medsos

Update situasi terkini tentu saja penting. Kamu pasti nggak mau ketinggalan berita. Emoh jadi kambing congek ketika semua orang sedang seru membahas apa yang sedang terjadi pada dunia. Tak mau dicap kudet dan nggak kekinian. Sesekali mengintip linimasa oke saja. Tapi jangan kebablasan. Pilih waktu ketika kamu sedang istirahat. Jangan bermedsos di waktu produktif. Kecuali itu memang bagian dari pekerjaan kamu. Itu mah bukan godaan, tapi kewajiban.

3. Ajakan Ngobrol

Ngobrol emang asyik. Segala sesuatu bisa dibahas panjang kali lebar kali tinggi. Apalagi bila menyangkut gosip. Semakin berkembang semakin senang. Makanya kita sulit menampik ajakan ngobrol. Kalau ajakan yang bersifat tatap muka alias kopdar, kita masih bisa ngeles dengan alasan sibuk atau nggak punya waktu. Nah, yang sering kali tidak disadari adalah undangan ngobrol secara online via Line, Whatsapp, atau jejaring pertemanan lainnya. Tak jarang kita sendiri yang mulai, lantas kesulitan mengakhirinya.

4. Main Games

Belajar dan bekerja terus menerus bikin stres. Betul. Itu terbukti dalam banyak penelitian. Kemampuan manusia untuk berkonsentrasi pada suatu pekerjaan terbatas sehingga kamu perlu pengalih perhatian agar kembali rileks. Tapi, kelamaan nge-games juga bahaya. Alih-alih fresh, konsen ke games malah bikin kamu penat dan kamu butuh waktu lebih untuk menyegarkan pikiran.

5. Gangguan Pacar

Ini perkara gampang-gampang susah. Niatnya mau ngerjain paper, eh pacar mendadak minta ditemani nonton atau pergi belanja. Kalau nggak diturutin, doi ngambek dan kamu akhirnya butuh waktu khusus buat nenangin hatinya. Repot ya? Nggak juga sih kalau kamu mau sedikit usaha. Saat santai, sampaikan ke dia bahwa pacaran dan kuliah sama pentingnya buat kamu. Masing-masing perlu perhatian dan waktu khusus. Ajak si dia menjadi bagian dari tim sukses kamu dalam belajar. Keberhasilan kamu adalah keberhasilan dia dan dilakukan demi masa depan bersama. Dijamin Si dia pasti akan meleleh mendengarnya. Nggak percaya? Buktikan saja!