Teknik Membuat Kopi yang Tepat untuk Pemula

Pilihan sebagian masyarakat pada kopi sebagai minuman favorit menjadikannya semakin mudah didapatkan di penjuru Tanah Air. Tidak sedikit khalayak umum yang mulai tertarik mendalami cara membuat kopi, dengan berbagai motivasi. Salah satunya agar mendapatkan pengalaman maupun kenikmatan sesuai dengan keinginan masing-masing.

Beragam metode lantas bermunculan seiring pemahaman baru dan penemuan alat berbasis teknologi terkini untuk menyeduh kopi. Tujuan penerapan teknologi yang dimaksud, bertujuan memenuhi ekspektasi selera penikmat kopi.

Opini tersebut tidak lantas menepikan keberadaaan cara membuat kopi yang lebih sederhana. Bahkan, bagi penggemar maupun penikmat kopi di tingkat pemula memilih ragam bentuk penyeduhan yang lebih simpel, dapat memberi pengalaman serta keuntungan tersendiri. Termasuk biaya lebih terjangkau serta menerapkannya sendiri di rumah, seperti melalui sejumlah langkah berikut.

Pour Over

Langkah membuat kopi dengan teknik Pour Over biasa juga disebut dengan manual brewing. Karena cara membuat kopi dengan Pour Over bersifat sederhana, menggunakan gaya gravitasi untuk memperoleh tetesan kopi hingga  gelas terisi. Peralatannya tersedia dalam beragam tipe, dengan kebanyakan berbentuk corong serta menggunakan penyaring berbahan dasar kertas.

Salah satu contoh yang umum ditemukan dari menyeduh dengan langkah Pour Over memakai filter, adalah metode V60. Biji kopi yang sudah digiling halus lantas ditempatkan pada saringan kertas tersebut. Air panas dengan suhu tertentu lantas dituang secara bertahap menuju saringan, sehingga terbentuk tetesan kopi dengan bayangan cita rasa utuh dari biji yang dipakai.

Contoh lain dari ragam teknik Pour Over ini, adalah penggunaan alat berbentuk mirip vas kecil berbahan kaca bernama Chemex dan perangkat dengan sebutan Vietnam Drip. Pemakaian alat Vietnam Drip disebut sebagai salah satu yang termudah dengan menuangkan air panas ke kopi bubuk dalam wadah mirip tabung kecil berbahan besi, untuk menghasilkan ekstraksi berupa tetesan.

French Press (Plunger)

Alat sederhana lain memakai saringan dengan sebutan plunger untuk menghasilkan perpaduan pas antara air panas dengan bubuk hasil gilingan biji kopi dengan tekstur agak kasar. Cara membuat kopi dengan memakai alat French Press adalah dengan menuangkan air ke dalam wadah tabung berisi bubuk kopi, sebelum menekan plunger untuk menahan endapan. 

Disarankan untuk menunggu setidaknya lima menit untuk merendam kopi, sebelum menekan plunger, untuk memperoleh hasil seduhan dengan karakter rasa lebih kuat. Endapan akan tertahan oleh badan plunger yang juga berfungsi menyaring partikel kopi, agar tidak terlalu banyak masuk ke dalam gelas peminumnya.

Baca juga:Peralatan Membuat Kopi Untuk Membuka Bisnis Kafe

Aero Press

Tekanan udara menjadi kunci dari langkah menghasilkan minuman kopi yang satu ini. Namun, untuk memperoleh seduhan optimal menggunakan alat ini membutuhkan pemahaman lebih jauh dari cara sebelumnya. Seperti menentukan suhu air untuk menyeduh, seberapa banyak tekanan udara yang diperlukan, hingga tekstur gilingan biji kopi sebelum dimasukkan.

Kombinasi tepat antara ketiga faktor tersebut menentukan kualitas ekstraksi kopi dari proses teknik Aero Press. Penggemar kopi dengan cita rasa cenderung halus serta kesan bersih lebih tertarik dan sesuai memakai metode ini. Muncul pendapat bahwa alat ini, bisa mengeluarkan potensi rasa terbaik dari biji kopi yang Anda miliki.

Cold Brew

Proses untuk menikmati ekstrak kopi juga bisa dilakukan tanpa memanaskan air, bahkan dilakukan dengan lebih simpel. Namun, cara membuat kopi dengan teknik Cold Brew ini, membutuhkan kesabaran lebih ekstra dibandingkan dengan langkah-langkah lain. Karena memakan waktu sehari semalam sejak mulai dilakukan.

Awal dari teknik pembuatan kopi Cold Brew adalah memasukkan biji yang sudah digiling kasar ke dalam botol atau wadah berbentuk serupa. Lalu rendam biji kopi tersebut dengan air hingga hampir penuh, sembari diaduk sebentar. Botol tersebut bisa didiamkan dalam lemari pendingin maupun suhu ruangan setidaknya selama 12 jam hingga 24 jam.

Ekstrak kopi sudah bisa dinikmati setelah proses perendaman itu, dengan menuangkannya langsung ke gelas maupun memakai filter kertas. Tujuannya adalah mengurangi bubuk maupun endapan kopi, yang ikut tertuang ke dalam gelas sebelum dikonsumsi. Hasil olahan dari teknik ini disebut dapat bertahan lama, terlebih saat disimpan dalam lemari pendingin.

Pengetahuan lebih mendalam mengenai cara membuat kopi dapat membuat penyajian lebih menarik dan menggugah selera. Bagi anda yang tertarik mempelajari dan meningkatkan kemampuan bisa mengikuti salah satu kelas dalam program Kartu Pra Kerja yang telah tersedia.

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.