Syarat Terbaru untuk Lolos Administrasi Kartu Prakerja

Penutupan pendaftaran  Kartu Prakerja gelombang pertama telah ditutup pada Kamis, (16/4/20). Dengan angka pendaftaran yang tergolong tinggi. Tapi tidak sedikit yang bertanya, seperti apakah syarat lolos administrasi Kartu Prakerja?

Ada update terbaru nih dari pemerintah terkait video conference yang diselenggarakan kemarin (15/4/20). Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruki  mengungkapkan bahwa peserta kartu Prakerja yang bisa menerima pelatihan adalah mereka yang lolos verifikasi dan test kompetensi di situs www.prakerja.go.id.

Tidak hanya itu, pihak manajemen juga akan melakukan pengecekan data kependudukan di Kementrian Dalam Negeri dan pendidikan di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta data terpadu Kesejahteraan Sosial  (DTKS) di kementrian Sosial.

Melalui proses tersebut, bertujuan untuk memastikan peserta yang ikut program kartu Prakerja tidak sedang menempuh pendidikan sekolah atau kuliah, dan belum pernah menerima bantuan sosial atau bansos.

Baca juga:Pemprov Jatim Buka 56 Posko Layanan Kartu Pra Kerja

“Semuanya harus terlebih dahulu lulus dulu, verifikasi, test kompetensi, dari segi umur, sekolah, dan lainnya. Lalu, kita akan lihat apakah dia di data oleh kementerian. Kalau terdata, maka ia akan didahulukan sebagai pekerja dan pelaku usaha yang terdampak covid-19,”jelas Panji kepada CNBC Indonesia, Rabu (15/4/20).

Lebih lanjut, Airlangga Hartarto menambahkan bahwa gelombang pertama ini adalah penambangan kriteria baru untuk bisa lolos menjadi  pekerja kartu Prakerja . Dan dari tiga yang sudah dijelaskan ditambah lagi satu kriteria yaitu diperuntukan bagi masyarakat yang belum menerima bansos.

“Hal pertama adalah verifikasi WNI, usianya diatas 18 tahun dan tidak sedang bersekolah. Nanti data yang diverifikasi oleh Kemendikbud. Kemudian tidak sedang menerima program bansos seperti PKH atau program keluarga harapan dan bantuan langsung tunai. Tapi kalau dari keluarga itu, anaknya masih bisa ikut pelatihan,”ujar Airlangga.

Sedangkan dari pihak sekretaris Menteri Perekonomian Susiwijono menerangkan, bahwa penambahan kriteria  penyeleksian peserta program prakerja merata untuk semua kalangan dan bertujuan sebagai jaring pengaman sosial.

“Memang tidak boleh double-double. Karena prakerja sekarang menjadi jaring pengaman sosial. Di mana itu ada program bansos, PKH, BLT, BPNT, dan sebagainya. Supaya lebih merata,” kata Susiwijono dilansir dari CNBC Indonesia.

2,07 juta peserta yang masuk kedalam kriteria tersebut, dari pihak manajemen Kartu Prakerja sudah menyeleksi dengan mencocokkan dengan data Dina Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan Data terpadu Kesejahteraan Sosial  (DTKS) di kementrian sosial.

Setelah itu, manajemen akan melakukan proses acak dari 2,07 juta peserta kepada 200.000 user yang akan dipilih sebagai penerima Kartu Prakerja dan ikut pelatihannya.

Pintarian, sudah enggak penasaran lagi kan syarat lolos verifikasi Kartu Prakerja? Apakah kamu termasuk yang lolos? Atau jangan-jangan belum daftar? Ayo buruan segera daftar di www.prakerja.go.id. dan berkesempatan untuk mendapatkan insentif senilai Rp Rp3.550.000,-, dan pelatihan dari mitra resminya yaitu Pintaria

 

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.