Saat kamu mendapatkan tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan, tugas, atau lainnya. Kamu diharapkan bisa memberikan hasil yang baik dan juga pastinya tepat waktu. Akan tetapi, selalu saja ada godaan untuk menundanya dengan berbagai alasan.

Terkait menunda pekerjaan, setidaknya kamu pernah melakukannya sekali atau lebih dalam hidup kamu. Dari yang tergolong penting dan yang tidak terlalu.

Hanya saja, ada pula yang menjadikan perilaku menunda pekerjaan sebagai kebiasaan yang sulit untuk dilepaskan hingga membentuk karakter yang menjadikan sosok yang suka menunda terbagi ke beberapa jenis.

Penasaran apa saja? Simak yuk beberapa diantaranya, yang dilansir dari Hellosehat.com.

Perfeksionis

Mungkin kamu menganggap bahwa orang yang selalu menunda pekerjaannya merupakan individu pemalas. Hanya saja, hal itu tidak sepenuhnya benar. Seperti sosok yang perfeksionis, yang sebetulnya rajin, namun karena menginginkan hasil yang sempurna, pekerjaan menjadi tertunda hingga ngaret karena tidak menemukan titik terakhir sesuai dengan keinginannya.

Apalagi tidak sedikit sosok yang perfeksionis yang juga menjadikan hal sepele sebagai masalah yang besar dan harus diselesaikan, yang menjadi salah satu faktor mengapa perfeksionis punya kesan kuat selalu menunda pekerjaan.

Pemimpi

Jelas dari namanya, sosok pemimpi merupakan pribadi yang punya sejuta rencana tanpa aksi untuk mau atau bisa melakukannya.

Saat mendapatkan tanggung jawab, ia memiliki rencana matang untuk menyelesaikannya. Dan pada praktiknya hasilnya berantakan atau bahkan belum dikerjakan. Akibatnya, seorang pemimpi berada di kondisi yang stres, karena rencana tidak bisa berjalan dan selalu pada kondisi yang tertunda.

Penghindar

Untuk tipe yang suka menunda dari jenis penghindar, memiliki alasan karena takut untuk mengerjakannya. Hal ini didasari atas keraguan atas kemampuannya untuk bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan hasil yang baik.

Kalimat seperti “bagaimana jika saja gagal?” atau “kalau hasilnya jelek nanti nanti bagaimana?” selalu menjadi pertimbangan dan ketakutan untuk melakukannya.  Untuk itu, tipe penghindar lebih memilih untuk menunda atau bahkan menghindari tanggung jawab, daripada harus menghadapi konsekuensi dari hasil pekerjaannya kelak.

Baca juga:Jenis Fobia yang Bisa Mengganggu Pekerjaan Kamu

Pembuat Masalah

Tipe ini menyukai adrenalin dari mengerjakan sesuatu yang mendekati tenggat waktunya atau deadline. Alasan utama tipe ini melakukannya adalah pembenaran akan gairah dan sisi kreatif yang lebih baik saat mengerjakannya di bawah tekanan deadline yang semakin dekat.

Untuk itu , tipe pembuat masalah lebih memilih menunda pekerjaannya. Meskipun begitu, dengan pekerjaan yang dikerjakan dalam waktu yang sangat mepet.Memiliki peluang besar, hasilnya terkadang tidak maksimal dan memiliki waktu yang sedikit untuk bisa melakukan revisi bila diperlukan.

Penentang

Alih-alih mengerjakan tugasnya dengan baik. Tipe penunda pekerjaan yang tergolong dalam sosok penentang,berani untuk tidak mengikuti aturan yang berlaku.  Seperti tidak mematuhi tenggat waktu dan ketentuan yang sudah seharusnya.

Dan lebih memilih untuk membangkang dan bekerja sesuai keinginannya saja.

Multitasker

 Tidak sepenuhnya masuk dalam kategori yang suka menunda. Tapi dengan begitu banyak pekerjaan yang dilakukannya. Seorang multitasker barada di situasi yang sulit dan bingung untuk bisa memilih mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Dengan kata lain, ia tidak bisa menentukan skala prioritas pekerjaan.

Tipe seperti ini biasanya sering dialami oleh orang yang tidak bisa menolak permintaan dari teman, atasan, atau rekan kerja untuk bisa membantunya, tanpa memperhitungkan waktu dan beban tugas yang akan diberikan.

Karena bisa saja, dengan menerima semua permintaan, berakibat pada rusak dan hancurnya pekerjaan yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya sendiri.