Skill Paling Dicari di Era New Normal

Di era pandemi seperti ini, dunia tenaga kerja di indonesia mengalami banyak perubahan. Salah satunya adalah culture bekerja yang berubah dan semakin ketat. Jika sebelumnya pekerjaan banyak dilakukan secara offline, di masa pandemi ini justru banyak sekali pekerjaan yang dilakukan secara online atau remote working.

Akibatnya, persaingan pun kini tidak bisa dibatasi secara geografis. Siapapun dari negeri manapun bisa bersaing mendapatkan pekerjaan yang tidak membutuhkan kehadiran fisik. Oleh sebab itu, untuk bisa mendapatkan pekerjaan impianmu, kamu harus membekali diri dengan skill-skill yang dibutuhkan dan relevan agar bisa terus bersaing di dunia kerja. 

Dengan hadirnya fenomena ini, Pintaria melihat bahwa kita harus mampu menyiapkan diri untuk menghadapi kondisi tersebut. Pintaria pun beberapa waktu lalu melakukan Online Talkshow mengenai “Skill Paling Dicari Di Era New Normal” bersama Aprilia Wulandari selaku Konsultan HRD dari People Prime Group, Rifqi Fadlurrakhman selaku Product Manager Lingkaran.co, dan Muhammad Brian Mayzan selaku CEO & CO Founder Sertifikasiku.

 Pada talkshow tersebut, Aprilia pun menyampaikan bahwa penting sekali bagi para pekerja untuk melakukan reskilling dan upskilling. Sebab, bukan hanya tuntutan perusahaan saja yang berubah pada era new normal seperti sekarang ini, tapi kebutuhan dari pelanggan pun juga ikut berubah.

Baca juga: Asah 5 Skill yang Banyak Dicari Perusahaan

 “Akhirnya kita harus menyadari bahwa yang namanya reskilling dan upskilling itu sangat penting. Jadi menambah keterampilan baru dalam rangka agar kita mudah beradaptasi dengan tuntutan tersebut” paparnya.

Sementara itu menurut Brian skill yang banyak dibutuhkan di era new normal adalah kemampuan yang mengarah ke digital. Misalnya seperti digital marketing dan IT. Sebab, digital marketing bukan hanya bisa menjadi profesi. Digital marketing pun bisa digunakan untuk berbisnis. Namun, ia juga menyampaikan bahwa jangan hanya belajar dan menunjukkan sertifikat saja. Tapi cobalah untuk mengimplementasikan ilmu yang dimiliki.

 Rifqi juga menambahkan bahwa sebenarnya semua skill sama pentingnya untuk dikuasai. Hanya saja, sekarang ini permintaan dari perusahaan maupun pasar sedang mengalami perubahan.

“Semua tetap penting. Cuma yang berubah adalah demand-nya. Karena ada beberapa perusahaan yang memang mereka freeze dulu untuk proses hiring-nya.” Ujarnya.

Oleh sebab itu, penting bagi pekerja untuk melakukan upskilling guna menambah skill lainnya. Misalnya saja di dunia kreatif dan digital yang tugas utamanya adalah proses kreatif, tapi terkadang ada juga pekerjaan yang bersifat administratif. Sehingga hal inilah yang mengharuskan para pekerja untuk menambah dan meningkatkan skill yang dimiliki.

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.