Kamu tahu nggak Pintarian, ternyata ada mesin yang bisa digunakan untuk memprediksi final Piala Dunia 2018?

Sebuah perusahaan finansial asal New York, The Goldman Sachs, telah mengembangkan kecerdasan buatan atau yang biasa disebut dengan Artificial intelligent (AI). Kecerdasan buatan sendiri adalah sebuah studi tentang bagaimana komputer dapat melakukan hal-hal yang lebih baik dari manusia (Rich and Knight 1991).

Namun prediksi sementara yang telah dibuat Goldman Sachs, membuat pendukung tim Inggris kecewa. Karena The Three Lions diramalkan nggak akan sampai ke babak final piala dunia. Sistem komputer AI menggunakan cara simulasi variasi skenario. Saat Piala Dunia 2018 dimulai pertengahan Juni lalu, teknologi ini meramalkan Brasil akan menghadapi Jerman di laga final.

Ketika babak penyisihan grup mendekati akhir, teknologi ini kemudian berubah memprediksi kalau Brasil yang akan betemu dengan Inggris di final. Prediksi ini tidak berhenti sampai disini. Kecerdasan buatan tersebut memprediski kalau laga final akan ditempati oleh tim Brasil dan Kroasia.

"Brasil mempertahankan posisinya di puncak tabel probabilitas, dan sebagai pemenang dalam pertandingan final yang paling mungkin, melawan Kroasia," ungkap Jan Hatzius, pemimpin penelitian kecerdasan buatan tersebut.

"Peluang tim Kroasia didorong oleh kekalahan Spanyol, dan memang model ini memprediksi bahwa mereka akan mengalahkan Inggris di semifinal," ucapnya.

Terakhir, teknologi kecerdasan buatan ini memprediksi kalau Inggris akan mengalahkan Kolombia dan Swiss pada perempat final dan Inggris akan kalah saat berhadapan dengan Kroasia di semifinal.

Mari sama-sama kita lihat dan nantikan apakah prediksi kecerdasan buatan ini memang akurat 100%? Ada baiknya kalau jangan terlalu dijadikan bahan acuan ya. Karena apapun yang terjadi di lapangan bisa berbeda dengan segala prediksi yang ada.

(sumber: https://sains.kompas.com/read/2018/07/03/203300723/ini-prediksi-tim-yang-melaju-ke-final-piala-dunia-2018-menurut-sains)