Sifat Baik yang Mengganggu Jika Berlebihan

 

Memiliki sifat yang baik pastinya akan memberikan respon positif dari orang yang kenal denganmu, dalam urusan pekerjaan dan sosial.

Akan tetapi, bukan berarti sikap atau perilaku yang kamu anggap baik tidak bisa memberikan dampak negatif.

Hal ini berkaitan saat kamu melakukannya secara berlebihan, hingga lupa waktu dan tempat yang terkadang membuat orang merasa kesal atau tersinggung dengan apa yang kamu lakukan. Padahal bisa jadi, di dalam pikiran kamu. Apa yang dilakukan merupakan hal yang wajar.

Untuk lebih jelasnya, simak beberapa sifat baik yang bisa berbahaya jika  kamu lakukan secara berlebihan.

Terlalu Jujur

Sosok yang jujur merupakan sifat yang baik. Akan tetapi jika tidak tahu tempat dan waktu yang tepat, maka terlalu jujur bisa berpotensi menyakiti perasaan orang.  Maka dari itu, bila apa yang kamu ketahui dirasa dapat membuatnya sakit hati atau bisa merusak karir hingga hidupnya. Ada baiknya kamu memikirkan dulu lebih matang sebelum mengucapkannya, atau kamu mencari waktu untuk terlebih dulu mendengarkan cerita dari sudut pandangnya.

Tidak Suka Basa-Basi

Beberapa dari orang mungkin suka membicarakan sesuatu langsung ke topik utamanya. Akan tetapi, bukan berarti kamu bisa memperlakukan semua orang sama. 

Memang secara isi pembicaraan seperti menanyakan keadaan, cuaca , atau topik lainnya tidaklah terlalu penting. Tapi jika dilakukan dengan benar, dapat membuat jalinan komunikasi yang dilakukan lebih nyaman dan membentuk keakraban yang lebih kondusif sebelum masuk topik utama.

Jika kamu melakukan hal sebaliknya, maka kamu rentan membentuk kesan sebagai pribadi yang tidak ramah dan dingin.

Optimis dan Motivasi yang Berlebihan

Optimis jelas membuat kamu lebih bersemangat menjalani apa yang menjadi tujuan dan harapan. Meskipun begitu, saat kamu melakukannya secara berlebihan. Ada momen dimana kamu sulit menyadari fakta yang ada.

Begitu pula untuk urusan motivasi, dimana kamu selalu menjadi pribadi yang positif yang selalu memberikan motivasi kepada rekan kerja atau teman kamu dalam melakukan sesuatu, dengan tujuan agar mereka bisa tertantang dan bersemangat seperti kamu.

Hanya saja, saat motivasi tersebut tampak berlebihan. Maka kamu akan lebih terlihat seperti sosok yang toxic atau mengganggu, bahkan bukan tidak mungkin membentuk kesan kamu sebagai pribadi yang sombong.

Menahan Emosi

Banyak yang menganjurkan untuk bisa menahan emosi, jika mengalami kendala atau masalah. Tapi bukan berarti kamu tidak boleh melampiaskan marah kamu Pintarian, karena jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama, bisa mengganggu kesehatan mental kamu. 

Untuk melakukannya, janganlah mengeluarkan emosi secara frontal dengan pihak yang membuat kamu marah, tapi salurkanlah emosi kamu ke arah lain, seperti melakukan hobi, berolahraga, dan lainnya.

Dan saat emosi kamu mereda, diskusikan dengan orang yang membuat kamu emosi dengan kepala yang dingin dan hati yang tenang.

Baca juga: 3 Jenis Kepribadian, Kamu Termasuk yang mana?

Tidak Suka Orang yang Suka Mengeluh

Memang mengeluh tidak menyelesaikan masalah. Tapi, terkadang kamu akan bertemu dengan orang sering mengeluh dengan keadaannya.

Saat kamu berada di kondisi tersebut, ada baiknya kamu menjadi pihak yang mendengarkan masalahnya dan bisa memberikan nasihat jika diperlukan. Apabila kamu malah menjadi pribadi yang cuek, maka akan terlihat kesan kuat kamu  bukanlah pribadi yang sensitif dan enak untuk diajak berkomunikasi.

Terlalu Berpegang Teguh pada Pendapat dan Kemauan Keras

Berpegang teguh dengan prinsip dan kata-kata tentu menjadikan kamu sebagai pribadi yang dapat diandalkan. Tapi ada waktu dimana kamu untuk bisa lebih fleksibel, apalagi jika kondisi atau situasi memang diharuskan kamu untuk memahami dan mengerti keadaan.

Jika kamu tetap memaksakan, bisa jadi orang lain akan terganggu dengan kehadiran kamu yang tidak menghargai perbedaan dan tidak bisa diajak diskusi.

 

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.