Siapa yang tidak mengenai peringatan hari Valentine? Bagi Pintarian yang memiliki pasangan tentu saja sering menggunakan momentum satu tahun sekali ini dengan bertukar kado berupa cokelat atau bunga mawar kepada pasangannya bukan. Lalu apa sebenarnya hari Valentine ini? Hari Valentine ini diperingati setiap tanggal 14 Februari. Tidak salah jika Anda sering menjumpai beberapa nama dengan kata Valentine, Valentino, Valen, Valentinus, Valentina dan lain sebagainya, karena memang mereka lahir tepat di hari perayaan kasih sayang ini. Jika ditilik dari segi sejarah, tentu saja peringatan ini terjadi karena di masa lalu sempat terjadi sesuatu tepat di tanggal tersebut. Nah, untuk menjawab rasa penasaran tersebut pada kesempatan kali ini akan kami sampaikan secara langsung mengenai hari cinta nan romantis ini.

 

Memperingati Hari Kasih Sayang Bersama Pasangan

 

Hari Kasih Sayang ini dijadikan sebagai hari untuk memperingati Santo Valentines seperti yang sudah ditetapkan oleh Paus Gelalius I tepatnya di tahun 1496 atau 269 M. Diceritakan di dalam sejarah bahwa pendeta Kristen ini juga sangat terkenal menjadi seorang tabib yang bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit di masa pemerintahan Kaisar Claudius yang pada saat itu sangat dikenal sebagai pemimpin yang kejam terhadap rakyatnya. Kala itu, pasukan perang membutuhkan banyak sekali pria namun ternyata tidak semua pria bersedia ikut bergabung karena tidak rela meninggalkan orang yang disayanginya. Mulai saat itu, larangan untuk menikah diberlakukan dan tentu saja mengundang banyak sekali protes dari berbagai kalangan.

 

Berbicara tentang sejarah Valentine yang sering disebut sebagai hari cinta ini menjadi salah satu hari dimana seorang pahlawan Kristen di hukum mati karena dengan teguh mempertahankan keyakinannya. Valentino sebagai seorang pendeta tetap melakukan tugasnya untuk menikahkan pasangan yang saling mencintai dan ingin hidup bersama. Tentu saja tindakannya ini sangat bertentangan dengan rencana Kaisar Claudius. Pada suatu hari selepas menikahkan sepasang kekasih, pendeta  Valentino ditangkap lalu dijebloskan di dalam penjara. Kematiannya pun sangat menyedihkan yaitu dengan dihukum penggal sampai dirinya meninggal dunia. Kejadian ini tentu saja menjadi salah satu kesedihan sehingga sampai pelosok negeri perayaan hari kasih sayang ini masih terus diperingati.

 

Terlepas dari sejarah kelam tersebut, saat ini budaya untuk memperingati hari cinta ini bahkan sudah merambah hampir di seluruh negara yang ada di dunia. Orang-orang yang dilanda cinta, merasakan cinta, memiliki cinta dan kasih pasangan akan bertukar hadiah dan simbol-simbol cinta sebagai bukti tanda kasih. Oleh bangsa Romawi, hari perayaan cinta ini ternyata menjadi salah satu hari raya sebagai salah satu simbol persembahan kepada berhala yang sudah disembah bahkan sejak belasan abad yang lalu. Menurut sejarah, perayaan ini ternyata sudah di mulai sejak 4 SM dengan salah satu keyakinannya untuk menghormati dewa Lupercus atau sering disebut juga dengan dewa kesuburan. 

 

Beberapa hadiah dengan simbol jatuh cinta secara sengaja dijual dalam skala besar yang tentu saja akan dengan mudah Anda dijumpai di toko, swalayan, super market, dan mall-mall besar di banyak sekali kota bahkan di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu saja, beberapa toko penyedia jasa maupun pelaku bisnis juga memanfaatkan momentum langka ini untuk menjual berbagai jenis produk couple tentunya dengan penawaran yang super menarik. Selain itu, di beberapa tempat hiburan yang sering digunakan untuk nongkrong para kawula muda juga sengaja didesain super romantis dengan menyuguhkan pemandangan yang tentu saja lain daripada yang lain.