Ragam Jenis Artikel Ilmiah yang Perlu Diketahui

Sebagai seorang akademisi atau mahasiswa yang menempuh pendidikan tingkat lanjut istilah artikel ilmiah jelas bukan sesuatu hal yang baru lagi. Apalagi beberapa tingkatan pendidikan yang sudah mulai mengenalkan jenis artikel ilmiah pada peserta didik sejak dini. Namun demikian, cara membuat artikel ilmiah sendiri juga beragam bergantung pada jenis tulisan ilmiah yang dirujuk untuk dibuat.

Di dalam artikel ini akan diulas lebih jauh beberapa ragam artikel ilmiah yang kerap dijadikan tolok ukur kelayakan dalam dunia pendidikan. Beberapa di antaranya barangkali sudah akrab terdengar di telinga, namun beberapa lainnya bisa jadi baru pertama kali Anda dengar atau baca dalam ulasan berikut ini.

Makalah

Makalah barangkali satu jenis artikel ilmiah atau tulisah ilmiah yang paling umum dikenal, bahkan di kalangan pelajar. Cara membuat artikel ilmiah dengan basis format makalah juga cenderung mudah dan pada umumnya hanya terbagi dalam tiga bagian besar struktur tulisan. Yakni Pendahuluan, Pembahasan, dan Penutup. Walau demikian, penulisan makalah sendiri juga tetap menerapkan kaidah ilmiah yang relevan dan sesuai untuk memenuhi standar kelayakkan atau nilai tertentu dalam sistem pendidikan.

Skripsi

Ragam tulisan ilmiah lainnya adalah skripsi. Skripsi ini dikenal sebagai prasyarat akhir seorang mahasiswa di jenjang S1 untuk menyelesaikan studi serta menerima ijazah dan mendapatkan gelar. Penulisan skripsi tentu berbeda jauh dengan cara membuat artikel ilmiah pada umumnya. Dengan format dan metode penulisan yang jauh lebih kompleks tentunya.

Bahkan seorang mahasiswa harus dipastikan sudah memenuhi syarat-syarat tertentu sebelum dinyatakan layak untuk menggarap skripsi. Termasuk sudah mengambil mata kuliah metode penelitian dan dinyatakan lulus untuk mata kuliah tersebut. Barulah seorang mahasiswa dianggap layak menggarap penelitian dan menulis skripsi.

Baca juga: Kendala dan Solusi Saat Membuat Skripsi Untuk Meraih Gelar Sarjana

 Tesis

Secara sifat, fungsi, bahkan format penulisannya sendiri tesis sebenarnya tidak begitu berbeda dengan skripsi. Perbedaannya hanya pada tingkat pendidikan dimana tesis menjadi prasyarat kelulusan. Yakni pada jenjang pendidikan magister atau S2. Barulah Anda akan diminta membuat tesis sebelum dapat dinyatakan lulus dari bidang atau program studi yang Anda ambil selama berkuliah di program magister atau program pasca sarjana ini. Dari sini, sudah sangat jelas dari segi konteks dan level penelitian, tesis satu tingkat lebih kompleks daripada kajian serta penelitian saat akan menulis skripsi.

 Disertasi

Saat Anda menempuh pendidikan doktoral atau program S3, disertasi adalah jenis tulisan ilmiah yang menjadi prasyarat untuk memenuhi semua proses pembelajaran di tingkat pendidikan ini. Jadi garapan wajib untuk dapat diakui dengan pemberian gelar Doktoral. Dalam membuat disertasi, tidak lagi sebatas membuat kajian pembuktian hipotesa secara ilmiah saja.

 Seorang mahasiswa program doktoral harus mendapatkan temuan berarti dalam bidang yang sedang ditekuni saat menggarap disertasi. Itu sebabnya jenis tulisan ilmiah yang satu ini menjadikannya begitu berbobot dan sulit. Tidak heran jika dijadikan prasyarat pada jenjang pendidikan yang satu ini. karena di sinilah kemampuan akademis terlihat dengan temuan yang orisinil.

 Artikel Ilmiah

Dalam ragam tulisan ilmiah, pada dasarnya artikel ilmiah ini dibedakan sendiri. Namun bisa dibilang artikel ilmiah sendiri jadi dasar atau jenis tulisan ilmiah yang paling umum ditemukan bahkan dalam portal-portal daring sekalipun. Selain itu artikel ilmiah sendiri tidak selalu dijadikan sebagai proyek ilmiah prasyarat dalam sistem pendidikan. Hanya sering digunakan sebagai model pengerjaan tugas.

Jika Anda membutuhkan keahlian khusus atau cara membuat artikel ilmiah atau tulisan ilmiah yang dipaparkan di atas, dengan meluangkan waktu ekstra, Anda dapat mengikuti workshop atau seminar. Beberapa instansi pendidikan juga kerap mengadakan pelatihan untuk membantu mereka yang tertarik mempelajari cara membuat artikel ilmiah atau tulisan ilmiah yang lain. Bahkan beberapa orang yang ingin menjadi peneliti.

 Beberapa kelas pelatihan khusus bahkan diselenggarakan dengan sistem daring atau online, sehingga semakin mudah untuk Anda ikuti nantinya. Bisa juga diikuti oleh Anda sebagai pemegang Kartu Pra Kerja. Jika Anda benar-benar tertarik untuk bergabung Anda dapat mengunjungi tautan berikut ini. Anda juga dapat melakukan pendaftaran untuk mengikuti kelas pelatihan online-nya. Sehingga Anda jadi semakin fasih dan mengerti poin-poin penting saat akan menggarap tulisan ilmiah.

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.