Ada jenis pekerjaan baru yang sedang diburu orang di era globalisasi ini. Jenis pekerjaan ini tidak menuntut kamu untuk berkutat dengan kertas-kertas tebal. Mereka yang bergelut di bidang ini cukup bermodalkan satu laptop lengkap dengan jaringan internet yang memadai. Apa sih pekerjaannya?

Perkenalkan, inilah Data Analyst. Kamu tahu kan bahwa setiap aktivitas dan gerak-gerik kita di internet terekam dan tersimpan rapi dalam sebuah sistem bernama big data? Sistem ini memungkinkan sebuah rekam jejak dilakukan dalam setiap aspek kehidupan per individu di internet. Untuk kebutuhan bisnis, kemampuan ini sangat berguna karena menawarkan analisa mendalam serta analisa yang tepat untuk “membaca” kecenderungan dan kebiasaan hidup orang.

Segala keunggulan itu bukannya tanpa masalah. Meski statusnya adalah peluang emas dalam bisnis, dalam sehari sistem ini menyimpan 1 Milyar data dari seluruh dunia. Data ini tersimpan secara tidak terstruktur, rumit, dan berukuran sangat besar. Di tahap inilah jobdesk data analyst perlu dirumuskan dengan baik untuk mengolah data yang menggunung.

Banyak sekali anak muda yang tertarik menjadi Data Analyst

Sebagai generasi yang paling peka terhadap perkembangan teknologi, anak muda merupakan kelompok usia yang paling banyak memutuskan untuk menjalani karier sebagai Data Analyst. Keinginan ini disambut baik oleh industri yang memang sedang membuka begitu banyak kesempatan karier mulai dari bisnis berbasis online, maupun juga perusahaan offline seperti transportasi hingga logistik.

Berkarier sebagai Data Analyst

Minimal, ada 3 kemampuan dasar untuk menyelesaikan Jobdesk Data Analyst. Pertama, Pintarian harus menyukai dan menguasai matematika. Ilmu matematika dimaksudkan untuk mengatasi permasalahan seputar statistik. Dari statistik ini kamu bisa mengamati, mengolah, serta memecahkan data yang dianalisa menjadi sebuah model tertentu.

Kedua, ilmu Ekonomi dan Manajemen Bisnis. Dengan kerangka berpikir bisnis, jobdesk Data Analyst bisa dikerjakan dengan baik karena memikirkan seluruh aspek dalam pengambilan keputusan bisnis. Setelah analisa yang diperlukan telah dikerjakan, kemampuan mengkomunikasikannya merupakan nilai lebih bagi seorang Data Analyst.

Terakhir, tentu saja teknologi. Jangan mengaku Data Analyst deh kalau kamu tidak peka terhadap perkembangan teknologi! Kamu pasti akan tertinggal jauh dari rekan seprofesi.

Mulai berkarier dengan menimba ilmu-ilmu dasar

Ada banyak jalur yang bisa ditempuh oleh mereka yang ingin menjadi Data Analyst. Mereka bisa memulai dengan kuliah di bidang ilmu Matematika Bisnis, Ekonomi Bisnis, dan tentu saja Data Science.

jobdesk data analyst tidak sederhana, namun bukan menjadi sesuatu yang terlalu rumit untuk dipelajari. Menimbang pentingnya ilmu ini untuk masa depan, rasanya tidak salah jika kamu mulai mencari tahu lebih jauh mengenai prospek karier di bidang ini.

Nah, Pintarian, yuk coba teliti lagi bidang ini. Bisa jadi kamu punya potensi yang sangat baik dan bisa berkembang maksimal di sini lho! Cek langsung beberapa ilmu yang bisa langsung kamu pelajari di pintaria.com!