Prokrastinasi, Penghalang Menjadi Sosok Produktif

Saat mengawali pekerjaan, besar harapan untuk bisa menyelesaikannya dengan baik, tepat waktu, dan pastinya memiliki kualitas yang baik dan memuaskan bagi perusahaan. Tapi, apakah kamu tahu? Ada cobaan yang selalu menggoda kamu untuk tidak bisa memberikan  hasil yang baik, bahkan menghambat kamu menjadi pribadi yang produktif.

Hal yang dimaksud bernama prokrastinasi atau umum dikenal dengan tindakan menunda pekerjaan. Sebetulnya menunda pekerjaan atas alasan yang  penting seperti urusan keluarga dan yang sejenisnya  menjadi hal yang wajar.

Akan tetapi, faktanya prokrastinasi dilakukan karena merasa masih ada waktu banyak untuk bisa melakukan hal lain yang masuk kategori tidak penting untuk dilakukan. Apalagi seperti saat ini, dimana sebagian besar dari kamu diharuskan untuk melakukan pekerjaan dari rumah atau yang biasa dikenal dengan work from home (WFH). Godaan untuk melakukan prokrastinasi akan semakin tinggi.

Lalu mengapa banyak orang yang melakukan prokrastinasi saat bekerja? Berikut beberapa pembenaran atau alasan mengapa hal tersebut dilakukan.

·         Merasa masih banyak waktu untuk bisa mengerjakannya

·         Yakin waktu untuk menyelesaikannya tidak membutuhkan waktu yang lama

·         Merasa akan lebih semangat dan kreatif mengerjakannya di lain waktu

·         Tugas akan memiliki kualitas yang baik saat memang ingin mengerjakannya.

·         Menunggu mood yang tepat untuk mengerjakannya.

Beberapa alasan tersebut, merupakan hal yang umum menjadi pembenaran orang yang melakukan prokrastinasi. Seakan apa yang dikemukakan dapat berjalan sesuai rencana. Namun, umumnya yang terjadi adalah sebaliknya. Pelaku dari prokrastinasi akan terjebak dalam kondisi yang lebih buruk dengan terkena berbagai dampak, yang semakin menjauhkannya dari tujuan awal, yakni menyelesaikan tanggung jawab pekerjaannya dengan baik.

Lalu dampak buruk apa yang akan dialami oleh orang yang melakukan prokrastinasi? Berikut beberapa diantaranya :

Pekerjaan Semakin Menumpuk

Menunda pekerjaan atau prokrastinasi biasa dilakukan oleh kamu yang merasa yakin dengan waktu kerja dan lainnya. Hanya saja, semua akan berantakan saat waktunya mengerjakan tanggung jawab, kamu justru mendapatkan pekerjaan tambahan.

Dengan kondisi yang dialami, tentu kamu menjadi panik, karena kini kamu memiliki waktu yang lebih sempit untuk bisa menyelesaikan pekerjaan semuanya dalam satu waktu. Lain halnya jika pekerjaan sebelumnya sudah dikerjakan, kehadiran kerjaan tambahan tidak memusingkan kamu, bahkan lebih fokus dibandingkan dihadapkan pada penumpukan pekerjaan.

Baca juga: Cara Membentuk Tim Kerja yang Solid dan Efektif

Membuang Waktu Berharga

Saat kamu menunda pekerjaan, maka kamu akan banyak membuang waktu berharga kamu untuk aktivitas atau hal penting lainnya. Bayangkan, jika kamu sudah lebih dulu menyelesaikan tanggung jawab. Maka kamu punya kesempatan untuk memanfaatkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan kemampuan kerja atau sekadar mempersiapkan diri lebih baik dan fokus saat mendapatkan tambahan pekerjaan.

Rentan untuk khawatir dan stres

Percayalah Pintarian, saat kamu memutuskan untuk menunda pekerjaan. Bukan berarti kamu lebih tenang melainkan sebaliknya, dimana kamu akan selalu memikirkan pekerjaan yang belum selesai dan masih menunggu untuk dikerjakan.

Dengan begitu, apapun yang dilakukan di masa menunda kerja, memungkinkan kamu untuk tidak santai, khawatir, hingga stres. Saat kamu dihadapkan pada kondisi yang telah dijelaskan sebelumnya yakni pekerjaan yang menumpuk.

Sulit Mencapai Sasaran Kerja

Semakin lama lama kamu menunda, maka semakin sempit atau pendek pula ruang untuk memperbaiki atau mengembangkan apa yang kamu kerjakan.

Bayangkan jika kamu sudah lebih awal mengerjakannya. Di waktu yang tersisa, kamu bisa memeriksanya kembali untuk lebih meyakinkan atau bahkan mengembangkannya lebih baik dari apa yang kamu kerjakan sebelumnya.

Maka dari itu, dengan menunda pekerjaan. Maka besar potensi hasil kerja yang kamu berikan berada di kualitas yang biasa saja dan tidak maksimal.

Melewatkan Kesempatan dan Peluang Lain

Dengan menunda, maka besar kemungkinan kamu tidak siap saat ada peluang atau kesempatan waktu yang tersisa untuk kegiatan lain. Seperti berkumpul bersama teman atau keluarga. Kalaupun bisa, kamu pasti ragu, karena tidak dapat memastikan kapan bisa melakukannya dan akan selalu terpikirkan akan pekerjaan apabila menjalani hal lain tersebut sebelum pekerjaan selesai.

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.