Wah sepertinya program Kartu Pra Kerja, siap menjangkau lebih luas nih Pintarian. Dengan pembukaan pendaftaran secara resmi sejak tanggal 11 April 2020. Kamu yang terkena dampak dari Pandemi Covid-19 sudah bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan beragam keuntungan dari program pelatihan dari mitra resmi seperti Pintaria.

Lalu apa saja sih pelatihan yang bisa kamu dapatkan? Beberapa jenis pelatihan yang dapat diikuti oleh para pemegang Kartu Prakerja antara lain seperti bejualan online, menjadi fotografer, menguasai aplikasi komputer, kursus bahasa, keterampilan perawatan kecantikan, menjadi pelatih kebugaran, cara mendapat penghasilan dari media sosial, dan masih banyak lagi.

 

Rencananya, pelatihan program Kartu Prakerja ini akan dilakukan secara online maupun tatap muka (offline). Namun, dikarenakan pemerintah sedang menerapkan social distancing guna memutus penularan COVID-19, pelatihan program ini untuk sementara seluruhnya akan dilakukan secara online. Sementara, pelatihan secara offline baru akan diselenggarakan jika situasi sudah kembali kondusif.

 

Untuk registrasi pada program Kartu Prakerja ini, masyarakat yang ingin mendaftarkan diri dapat melakukannya secara online di situs resmi www.prakerja.go.id. Akan tetapi, khusus

warga Jawa Timur selain bisa mendaftar secara online juga dapat melakukan pendaftaran secara offline. Sebab, pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka 56 posko layanan Kartu Prakerja di 38 kabupaten dan kota untuk membantu warga yang kesulitan mendaftar secara online dalam program ini.

 

 Selain di 38 kabupaten atau kota, ke-56 posko layanan itu juga bertempat di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur yang beralamat di Jalan Dukuh Manggal, Surabaya.

Sementara 16 titik lainnya berada di UPT Balai Latihan Kerja se-Jawa Timur, serta dibuka di LTSA-UPT P2TK yang beralamat di Jalan Bendul Merisi, Surabaya. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga KerjaTransmigrasi, Himawan Estu Bagijo, posko ini dibuat untuk membantu masyarakat. Apabila masyarakat dapat mendaftarkan sendiri via online maka tidak perlu datang ke posko. 

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, memastikan bahwa seluruh warga yang datang langsung ke posko masih dapat diatur untuk menjaga social distancing dan tidak menimbulkan kerumunan. Emil pun menegaskan, pihaknya tetap menjaga protokol pencegahan penyebaran COVID-19.