Beberapa tahun belakangan berita mengenai kopi Indonesia meramaikan media-media. Gerai kopi kekinian pun semakin banyak dan menjadi tempat berkumpul anak-anak millenials. Yang masih hangat dari pemberitaan Presiden Republik Indonesia sempat berkunjung ke salah satu kopi kekinian di daerah Cipete, Jakarta Selatan. Akibatnya, banyak anak muda Indonesia yang semakin tertarik dan mempelajari budidaya kopi Indonesia. Bagaimana penanganan kopi yang tepat untuk berbagai jenis kopi yang Indonesia supaya rasa yang dikeluarkan lebih nikmat.

Upaya mengenalkan dan meningkatkan daya saing kopi Indonesia mulai menuangkan hasil yang manis. Salah satunya melalui keikutsertaan Indonesia dalam World of Coffee (WoC) Budapest 2017 di Hung Expo Budapest, Hongaria, pada 13-15 Juni 2017. Keikutsertaan Indonesia di World of Coffee (WoC) Budapest 2017 berhasil membukukan transaksi 4,9 juta dollar AS selama pameran berlangsung. Adapun dari jenis Kopi Robusta yang di hidangkan yaitu kopi asal Lampung, Jawa Tengah Temanggung, Flores Manggarai, serta tidak ketinggalan kopi Luwak.

Kopi-kopi inipun memiliki ciri khas masing-masing sesuai daerahnya. Mari kita mengenal lebih lanjut mengenai kopi-kopi tersebut;

 

1. Kopi Luwak

Asal-usul kopi ini menurut cerita rakyat sangatlah unik. Ketika zaman penjajahan Belanda para petani dilarang mencicipi biji kopi dari perkebunan yang mereka garap. Karena ingin mencoba minuman kopi tersebut mereka kemudian suatu hari mengetahui bahwa hewan Luwak memakan buah kopi dan dari pencernaannya membuang biji kopi secara utuh. Para petani mengambil biji kopi tersebut dan merebusnya. Ternyata rasanya jauh lebih enak dan eksotis daripada kopi biasa sehingga kemudian akhirnya kopi Luwak pun mendunia dan menjadi favorit para pecinta kopi.

 

2. Kopi Lampung

Kopi Lampung cukup pantas di kategorikan sebagai salah satu kopi terbaik Indonesia karena keistimewaan aroma dan rasanya yang khas. Jenis kopi yang di budidayakan oleh kebanyakan petani kopi di daerah Lampung adalah jenis Kopi Robusta. Sebagian besar perkebunan kopi Lampung di dataran tinggi Lampung merupakan perkebunan rakyat yang terpusat di daerah Lampung Tengah, Lampung Barat, dan daerah Tanggamus.

 

3. Kopi Temanggung

Kopi Temanggung sudah dikenal dan diakui oleh pecinta kopi mempunyai karakter yang beda dengan kopi lainnya. Baik Kopi Robusta maupun arabika di kabupaten Temanggung memiliki ciri dan karakter khas tersendiri. Kopi Robusta memiliki aroma lebih harum, bercita rasa lebih seperti coklat dan memiliki bau khas yang menjurus manis, aroma kopi yang tajam dan sedikit pahit, namun akan menjadi sangat nikmat bila di padu rasa manis dari gula, bahkan warga desa sering memakai gula Jawa, gula aren atau gula batu, bagi yang tidak suka ketiga gula ini dengan gula pasir pun tidak mengurangi cita rasa kopi Temanggung, rasa khas kopi Temanggung tidak kalah dengan kopi dari daerah lain seperti Toraja, Bali, Lampung atau daerah-daerah penghasil kopi lainnya.

 

4. Kopi Flores

Manggarai merupakan salah satu kabupaten penghasil kopi di Pulau Flores yang paling berkembang saat ini. Selain kopi, kabupaten Manggarai juga memiliki komoditas lain seperti teh, vanili dan cokelat. Variasi kopi Flores Manggarai adalah typica dan tumbuh antara 1300 – 1500 meter dpl.

Kopi Flores Manggarai ini diproses dengan metode basah atau kadang disebut dengan nama full wash. Setelah dikeringkan, green bean Flores Manggarai beraroma kacang almond/pistasio ditambahkan dengan sedikit aroma manis buah-buahan tropis seperti melon. Dry aroma yang dapat tercium selama proses penggilingan adalah fruity caramel (ada yang bilang seperti wangi dodol). Setelah diseduh, aroma caramel fruity masih tercium cukup dominan, body terasa tebal, kopi terasa manis dengan low acidity.

Komoditas kopi juga menjadi salah satu andalan ekspor hasil perkebunan. Kopi Manggarai menembus pasar internasional dengan harga tinggi karena mutunya yang baik. Tujuan ekspor kopi Indonesia di antaranya ke Amerika Serikat, Jerman, Australia, Jepang, juga negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Masih banyak lagi kopi-kopi Robusta Indonesia yang bisa kamu pelajari selain kopi-kopi yang telah disebutkan di atas. Pelatihan budidaya Kopi Robusta ini akan membantu para petani kopi Indonesia untuk membuat kopi yang lebih berkualitas dan mampu bersaing secara Internasional. HarukaEdu telah bekerja sama dengan SCOPI memberikan kursus online budidaya Kopi Robusta lebih mendalam.

 

Materi yang disajikan dalam Kursus Online ini bersumber dari Kurikulum Nasional dan Modul Pelatihan Budidaya Berkelanjutan dan Pascapanen Kopi Robusta yang disusun Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia bekerja sama dengan SCP-IDH dan SCOPI.