Kata brand seringkali diasosiasikan dengan bisnis. Padahal personal brand juga penting dibangun untuk diri kamu lho!. Seperti yang dikatakan pakar content dan branding Maya Elious, yang memberi tips untuk membangun personal brand yang kuat seperti dimuat di Forbes. Kamu bisa memulainya dari sekarang! Hal-hal ini bisa menjadi cara personal branding yang bisa kamu lakukan;

Pahami Nilai Jual

Apa yang kamu sukai? Apakah kamu memiliki keahlian spesifik sehingga kamu terlihat beda dan unik? Misalnya kamu jago melukis di media kain. Kamu bisa mulai membangun brand sebagai pelukis kain dengan mendeskripsikan siapa dan apa keunikan yang ada pada diri kamu. (Baca juga: Peluang karir jika menguasai bahasa asing)

Misal: ‘Saya Dilan, mahasiswa arsitektur. Saya suka melukis dan menguasai teknik lukisan di media kain. Saya biasa mengerjakan lukisan kain untuk keperluan interior.’ Itulah gambaran brand yang bisa kamu buat untuk menggambarkan diri kamu. Tugas berikutnya adalah ‘menghidupkannya’ sehingga kamu akan dikenal sebagai pelukis kain.

Pamer Karya

Cara personal branding lainnya bisa dengan pamer karya yang kamu miliki atau yang pernah kamu buat. Jangan hanya bicara kamu bisa apa, tapi kamu juga harus bisa membuktikannya. Kebanyakan orang biasanya lebih suka melihat karya secara langsung daripada mendengar omongan yang tanpa bukti. (Baca juga: Investasi ilmu sejak muda)

Tunjukkan karya-karya yang bisa kamu banggakan. Pilih platform yang cocok untuk show off hasil karya kamu. Contohnya, media sosial adalah tempat ideal untuk mempromosikan diri, karena potensi crowd-nya yang tidak terbatas bila kamu bisa ‘memainkannya’ dengan tepat, contohnya seperti Instagram, Youtube, Facebook dan platform media sosial lainnya.  Atau bisa juga dengan membuat portofolio untuk semua hasil karyamu secara online.

Intinya, beri kesempatan orang lain untuk menemukan kamu melalui apa yang kamu kerjakan, bukan hanya apa yang kamu ceritakan. Cara personal branding seperti ini cukup efektif untuk membuat orang lain tertarik dengan diri kamu.

Dapatkan Testimoni

Tak ada promosi yang lebih ampuh daripada pengakuan atau testimoni pengguna yang puas terhadap produk atau jasa kamu lakukan. Dapatkan ‘kesaksian’ dari orang-orang yang pernah menggunakan jasa atau sekadar mengagumi karya yang pernah kamu buat.  Entah disampaikan melalui jalur pribadi atau mengomentari di sosial media yang kamu miliki.

Jangan lupa untuk minta izin mereka men-share-nya ke publik sebagai bahan refrensi. Jika kamu konsisten melakukan hal ini, testimoni ini bisa menjadi promosi yang efektif untuk personal branding. Seperti testimoni profesi menajemen jika kamu ahli dalam bidang manajemen.

Terus Update

Jangan mudah puas dengan kemampuan yang kamu miliki saat ini. Tingkatkan nilai jual pribadi dengan menambah skill yang kamu kuasai. Ingat, dunia selalu berkembang, begitu juga dengan kemampuan tiap individu yang juga harus mengikuti perkembangan zaman berkat perubahan yang terjadi setiap saat. Dengan selalu meningkatkan skill yang dimiliki adalah salah satu cara personal branding yang paling nyata dan mendasar.

Sementara bersantai, ada banyak orang yang berjuang keras di luar sana. Dan akan selalu ada orang yang lebih baik dan lebih unggul. Jadi jangan mudah puas dan merasa malas, tingkatkan terus kemampuan dengan mengikuti workshop, kursus, atau kuliah. Yakinlah, berinvestasi pada diri sendiri tidak akan pernah merugi karena demi kebaikan diri sendiri. (Baca juga: cara meningkatkan kreativitas diri)