Gaya belajar tiap orang berbeda-beda. Perbedaan ini dibentuk oleh kebiasaan seseorang dalam menyerap informasi, terkait dengan kemampuan indera yang lebih dominan. Agar hasil belajarmu maksimal, mari kenali cara belajar efektif sesuai kebutuhanmu.

Tipe visual

Dalam menyerap informasi, tipe ini lebih mengandalkan indera penglihatan alias mata. Mereka akan cepat menangkap stimulus yang bisa dilihat untuk selanjutnya disimpan dalam ingatan. (Baca juga: Cara ampuh mengusir rasa malas belajar)

Tipe visual biasanya memiliki ingatan yang kuat terhadap bentuk, ruang dan warna. Itu sebabnya ia akan lebih gampang memahami materi pelajaran yang disampaikan dalam bentuk gambar, chart, presentasi, atau simbol lainnya. Tak heran bila buku catatannya dipenuhi dengan tulisan warna-warni atau gambar-gambar. Keunggulan tipe ini, konsentrasinya tidak mudah terganggu meskipun belajar dalam suasana berisik.

Tipe auditori

Untuk tipe belajar auditori seperti ini memiliki indera pendengaran yang kuat dan sensitif terhadap suara. Cara belajar efektif yang seperti ini mudah menyerap informasi dan memahami stimulus yang masuk lewat telinga. Kebalikan dengan tipe visual, orang tipe auditori akan sulit berkonsentrasi dalam suasana berisik. Bila ingin belajar dengan efektif tipe ini harus menjauh dari potensi gangguan dan mencari tempat yang tenang.

Tipe auditori akan mudah memahami materi yang disampaikan melalui podcast atau rekaman suara. Kalau kamu termasuk tipe ini, kamu bisa merekam materi belajar ke dalam format audio lalu menyimpannya di music player untuk didengar kapan saja.

Cara belajar efektif yang seperti ini juga mempermudah karena tidak perlu menghafal materi pelajaran. Khususnya untuk siswa yang kurang dalam pemahaman hafalan, cara ini bisa dijadikan solusi belajar tanpa menghafal yang cukup efektif. Atau membaca dengan suara keras agar telinga menangkap apa yang kamu baca dan mudah diingat.

Tipe fisikal atau kinestetik

Pernah melihat orang yang tidak pernah bisa duduk tenang saat belajar? Misalnya, selalu saja menggoyang-goyangkan kaki, mengetuk-ngetuk alat tulis ke meja, atau melakukan gerakan lainnya. Tak jarang, gerakannya membuat orang lain merasa terganggu.

Yap, ini adalah tipe kinestetik. Selalu butuh bergerak untuk memahami informasi. Saat menghapal, misalnya, ia akan berjalan mondar-mandir. Makanya ia sangat suka dengan pelajaran yang bersifat praktik ketimbang duduk tenang yang bisa membuatnya ‘mati kebosanan’.

Buat kamu yang tergolong kedalam tipe cara belajar efektif yang seperti ini, mengunyah permen karet pada saat belajar bisa cukup membantu untuk mengingat dan memahami pelajaran. Atau belajarlah di taman atau teras rumah, agar kamu bisa sambil berjalan-jalan.

Tipe verbal atau lingustik

Tipe ini memiliki kelebihan dalam soal berbahasa. Mereka biasanya suka membaca, pandai bicara dan menulis. Terlihat dari cara bertuturnya yang runut dan tulisan yang sistematis. Mereka mudah menyerap informasi dalam bentuk teks, atau bacaan. Cara belajar yang efektif untuk tipe ini adalah membaca dan berdiskusi. (Baca juga: Tips belajar di waktu mendesak)

Seperti yang dikutip di learningstyles.com, meski tiap orang punya kecenderungan cara belajar yang dominan, hal itu tidak bersifat mutlak atau menetap. Kita bisa memadukan ke-empat tipe di atas dan mengembangkannya pada diri kita.