Jika selama ini kamu berpikir kalau pasar saham adalah investasi yang paling menguntungkan, mungkin kini saatnya kamu berpikir ulang. George Psacharopoulos & Harry Patrinos, dua ekonom untuk World Bank melihat data dari 1,120 riset di 139 negara dan menyimpulkan bahwa pendidikan tinggi memberikan imbal hasil atau rate of the return rata-rata per tahun di angka 8,8%. Menariknya, angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata imbal hasil pasar saham di Amerika yang hanya menginjak angka 5,6% selama 50 tahun belakangan.

Rate of return sendiri adalah tingkat pengembalian atau tingkat bunga yang diterima dari kegiatan investasi. Dalam bidang pendidikan, ini bisa berarti keuntungan yang kamu dapatkan setelah melanjutkan jenjang pendidikanmu. Misalnya dengan adanya promosi atau kenaikan gaji.

Tak hanya menguntungkan bagi kamu yang melanjutkan pendidikan, menurut riset tersebut investasi dalam bentuk pendidikan juga berpengaruh terhadap angka kenaikan taraf hidup di sebuah negara. Misalnya, dengan kenaikan jumlah lulusan perguruan tinggi, maka Upah Minimum Regional (UMR) juga akan naik. Hal ini tentu saja akan berdampak di semua aspek ekonomi, termasuk daya beli masyarakat.

 

Beberapa riset juga menemukan bahwa seiring dengan kemajuan teknologi, banyak orang yang bekerja tidak sesuai dengan kemampuan atau skill yang mereka punya. Bahkan tak jarang orang-orang yang menempati posisi penting tersebut awalnya sama sekali awam dengan skill yang dibutuhkan untuk posisi mereka saat ini.

Namun, kedua ekonom Psacharopoulos dan Patrinos justru lebih optimis dengan keadaan tersebut. Menurut mereka saat ini dunia sedang menyaksikan kompetisi antara pendidikan dan teknologi. Pendidikan yang menawarkan kemampuan baru bermunculan seiring kemajuan teknologi yang semakin pesat. Teknologi tampaknya berhasil melahirkan tenaga ahli baru yang sebelumnya belum ada.

Meningkatnya tren tersebut mendorong inisiatif banyak orang untuk berinvestasi pada pendidikan. Pemerintah maupun swasta tampaknya sudah sadar dengan kebutuhan investasi pendidikan ini. Pengeluaran masyarakat untuk belajar lagi pun meningkat, hal ini terlihat dengan menjamurnya lembaga pendidikan dasar maupun lanjutan.

Pihak yang diuntungkan dari fenomena ini tentu saja orang-orang yang memiliki semangat untuk selalu belajar dan menguasai kemampuan baru yang dibutuhkan untuk menghadapi kemajuan teknologi.

Jadi, saran untuk kamu yang ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik hanya satu: Mari berinvestasi melalui pendidikan dari sekarang!

 

*disadur dari www.economist.com/news/finance-and-economics/21741558-returns-education-over-past-half-century-havebeaten-american