Hal yang Sebaiknya Kamu Hindari saat Menjadi Sales

Sebagai seorang sales, kamu memiliki tanggung jawab untuk mendapatkan pelanggan baru dan berhasil menjual barang maupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tempat kamu bekerja. Hanya saja untuk menjadi seorang sales yang baik dan bisa menghasilkan keuntungan bagi  perusahaan, tidaklah mudah.

Di satu sisi kamu terkadang tidak hanya bersaing dengan sales dari perusahaan lain, tapi juga sales di perusahaan yang sama. Dengan begitu, kamu harus selalu siap untuk mencari cara baru dan beda dari sebelumnya untuk tetap bisa memberikan performa seorang sales yang maksimal.

Tapi tidak sedikit pula beberapa sales yang masih melakukan hal yang cenderung keliru dan berdampak pada gagalnya penjualan. Bahkan kemungkinan terburuk ada kehilangan pelanggan setia kamu.

Lalu apa saja sih kesalahannya? Yuk cari tahu apa saja:

Menunda Peluang

 Saat kamu mendekati calon pelanggan. Ada kemungkinan keputusan yang diambil tidak langsung diberikan. Terkadang mereka membutuhkan waktu beberapa hari untuk siap memberikan keputusan pastinya. 

Bila kamu berada di kondisi ini, jangan ragu untuk menanyakan kembali pada waktu yang ditentukan oleh calon pelanggan.  Pastikan kamu menanyakan proses selanjutkan pada waktu yang tepat, tidak terlalu cepat atau terlalu lama.

Mendorong calon pembeli terlalu cepat akan membuatnya merasa terintimidasi, sedangkan terlalu lama bisa membuat target kamu lupa dan tergoda dengan  penawaran dari sales lainnya.

Memuji Produk dan Jasa secara Berlebihan

Sebagai seorang sales merupakan hal yang wajar jika kamu membanggakan produk dan jasa yang ditawarkan ke pembeli. Namun, jangan sampai apa yang disampaikan terkesan berlebihan dan tanpa cacat.  Akibatnya, calon pembeli bisa merasa kurang nyaman dan tidak percaya terkait apa yang kamu sampaikan.

Untuk itu, kamu perlu melatih menyampaikan dengan baik mengenai produk dan jasa yang ditawarkan. Memuji dan membanggakan seperlunya, tapi mampu menarik perhatian pembeli.

Menjelekkan Produk dan Jasa dari Perusahaan Lain

Kamu bisa memberikan alasan mengapa produk yang kamu tawarkan memiliki kelebihan dibandingkan yang lainnya. Hanya saja, akan menjadi tidak etis bila kamu justru menggunakan cara dengan menjelekan produk saingan kamu.

Target Pasar yang Salah

Dekati calon pembeli yang memang potensial. Mendekati hingga melakukan presentasi dengan pihak yang salah, hanya akan membuang waktu berharga kamu. Misalnya kamu menjual susu bayi ke mahasiswa. Apakah hal tersebut tepat? Tentu saja tidak!

Tidak Memahami Produk Sendiri

Ini akan menjadi hal yang lucu, saat kamu mendekati calon pembeli. Saat mereka bertanya berbagai hal dalam upaya untuk meyakinkan diri apakah perlu dan tertarik untuk membeli. Kamu tidak bisa menjawab dengan baik atau bahkan tidak tahu sama sekali.

Hal ini akan menjadi faktor fatal yang bisa menggagalkan penjualan kamu nantinya. Maka dari itu, alangkah baiknya jika kamu sudah mempersiapkan segala jawaban yang biasa ditanyakan, hingga mencatat pertanyaan baru, sehingga di pertemuan berikutnya kamu bisa memberikan jawaban yang lebih pasti.

Baca juga: Perbedaan Digital Marketing dengan Jenis Pemasaran Lainnya

Kurang memahami sudut pandang calon pembeli

Selain produk sendiri, kamu juga harus memahami kondisi pembeli atau perusahaan yang sedang kamu dekati. Seperti pendapatan dan keadaan perusahaannya. Dengan begitu, kamu bisa memberikan penawaran yang tepat. Sehingga bisa memberikan daya tarik lebih dan bisa saja menjadi pelanggan yang setia.

Tidak Menjaga Hubungan yang Baik

Disinilah hal yang terkadang terlupakan oleh seorang sales baru. Saat sudah sukses melakukan penjualan, kamu langsung melupakan dan beralih ke pembeli lain. Hal ini merupakan perilaku buruk yang bisa berpengaruh pada reputasi kamu secara pribadi dan perusahaan.

Ingat, klien atau pembeli tersebut dapat menjadi pelanggan setia jika kamu bisa menjaga hubungan yang baik. Bahkan bukan tidak mungkin melalui mereka, kamu bisa mendapatkan pembeli baru atau bahkan kesempatan dan peluang lebih besar nantinya.

Nah, dengan memahami hal yang sebaiknya kamu hindari.  Kamu kelak dapat menjadi sales yang sukses memberikan keuntungan kepada perusahaan di tempat kamu bekerja.

Apabila saat ini kamu merupakan peserta kartu prakerja dan tertarik nantinya menjadi seorang sales. Di Pintaria punya beberapa kursus prakerja yang cocok nih untuk kamu.

Dengan materi berkualitas sekaligus cepat, mudah, dan bermanfaat. Kamu akan mendapatkan ilmu yang kelak berguna saat kamu meniti karir sebagai sales di perusahaan atau untuk bisnismu sendiri.

Informasi lebih lengkapnya kamu bisa langsung mengunjungi www.Pintaria.com/kartuprakerja

Leave a Comment

Pintaria Blog
Upgrade Dirimu Sekarang!
No any image found. Please check it again or try with another instagram account.