Antusias luar biasa begitu dirasakan terkait kehadiran dari program kartu Prakerja. Semenjak pembukaannya secara perdana pada tanggal (11/4/20) dan ditutup hari ini (16/4/20). Angka pendaftaran gelombang pertama begitu tinggi.

Pada tahap ini, pemerintah menetapkan kuota sebanyak 164.000 orang yang mendaftar pada gelombang pertama program Kartu Prakerja. Tapi justru, sejak Rabu (15/4/20) lalu, 1,63 juta orang telah lolos tahap verifikasi. Dikarenakan jumlahnya melebihi kuota, pemerintah pun akan melakukan seleksi dengan pengacakan melalui sistem. 

Manajemen pelaksana dari program ini akan mendahulukan usulan penerima manfaat yang didata oleh kementerian dan lembaga. Setelah itu, pihak pelaksana akan melakukan verifikasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial untuk mendahulukan pihak yang belum mendapat bantuan sosial dari pemerintah.

Baca juga: Pemprov Jatim Buka 56 Posko Layanan Kartu Pra Kerja

Untuk memiliki Kartu Prakerja ini, peserta harus melewati dua syarat lolos administrasi program ini. Pertama, peserta harus lolos verifikasi. Jika sudah lolos di tahap tersebut, peserta harus lolos test kompetensi di situs www.prakerja.go.id. Jika kamu telah menyelesaikan registrasi dan berhasil lolos namun belum berhasil masuk gelombang pertama, jangan khawatir. Nantinya, kamu akan masuk ke gelombang selanjutnya tanpa proses pendaftaran ulang.

 Sementara yang belum lolos verifikasi, mereka harus melakukan pendaftaran ulang saat gelombang selanjutnya. Gelombang kedua akan segera dibuka besok pada tanggal (17/4/20). Pada program ini, gelombang-gelombang selanjutnya akan dibuka tiap pekan hingga mencapai target 5,6 juta penerima Kartu Prakerja di tahun ini. Rencananya, pemerintah akan mengadakan 30 gelombang pendaftaran program Kartu Prakerja. Jadi, kamu enggak perlu menunggu lama untuk masuk ke gelombang selanjutnya.

Program Kartu Prakerja ini dapat diikuti oleh masyarakat yang berumur 18 tahun ke atas. Tapi, di tengah situasi pandemi corona ini, pemerintah lebih memfokuskan program ini diterima oleh para korban PHK terlebih dulu. Jika sudah memiliki Kartu Prakerja, nantinya peserta bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan sesuai dengan minat masing-masing. 

Tapi jangan salah ya. Pelatihan online di program ini tidak gratis. Peserta bisa mendaftar dan membayar biaya pelatihan dengan menggunakan saldo uang non-tunai yang diterima peserta melalui Unique ID. Jumlah saldo yang akan didapatkan senilai Rp1 juta per orang. Peserta pun bisa mengikuti lebih dari satu jenis pelatihan dari mitra resmi, seperti Pintaria. Asalkan tidak lebih dari Rp1 juta. Jadi tunggu apalagi? Yuk daftarkan dirimu segera di website resmi www.prakerja.go.id. Dengan meningkatkan skill, peluang kerja pun akan semakin luas!