Untuk meraih sukses, kadang-kadang beragam cara kreatif dilakukan, entah logis atau tidak. Baru-baru ini beberapa orang peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Madiun kedapatan membawa jimat. Ujian seleksi yang digelar pada hari Senin (5/11) kemarin di Asrama Haji pun ramai jadi perbincangan di media massa. Mereka percaya, jimat bisa membuka peluang lebih besar untuk lulus. Petugas menemukan barang-barang terseut saat melakukan pemeriksaan sebelum tes dimulai.

Segera setelah ditemukan, barang-barang itu langsung disita. Ketua Seksi Pelaksanaan SKD CPNS Kabupaten Madiun, Sri Diana Dewi Kusumaningrum mengkonfirmasi kejadian tak lazim ini. Ia menerima laporan dari petugas bahwa telah ditemukan belasan jimat yang diantaranya berupa kayu, kertas bertuliskan rajah yang dilipat, kain putih, plastik berisi kunir dan kedelai, hingga rambut. Para peserta juga dengan kreatif menyimpan barang-barang itu di kerah baju, sepatu, dan saku celana.

Nah, Pintarian, daripada repot menyiapkan jimat, ada banyak cara kreatif yang bisa disiapkan lho. Salah satunya dengan ikutan simulasi CPNS online di www.pintaria.com

Kamu bisa dapatkan berbagai contoh materi yang akan diujikan, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelejensia Umum (TIU), sampai Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Di sini juga, simulasi tes bisa kamu lakukan berulang-ulang sampai kamu terbiasa. Nah, setelah ikutan simulasi, nilai kamu akan muncul dan kamu bisa mengukur sendiri kesiapan kamu dengan mengevaluasi jawaban kamu yang salah sebelum nanti menghadapi tes yang sebenarnya. Oh iya, karena bisa diakses lewat koneksi internet, kamu bisa coba-coba mengerjakan simulasi tes kapan saja dan di mana saja. Lewat smartphone pun gak masalah. Serunya lagi, seluruh simulai tes ini gratis tanpa pungutan biaya apapun!

Tapi Pintarian harus ingat juga ya, rangkaian tes CPNS ini dalam praktiknya akan diselenggarakan dalam tujuh tahapan. Tahapan itu adalah registrasi, penitipan barang, pengecekan dan pemeriksaan badan dengan detektor metal, pengecekan barcode dan PIN, pengarahan dari panitia BKN, pelaksanaan ujian, dan terakhir adalah pengumuman hasil ujian. Dengan memahami tujuh tahapan ini, rangkaian proses tes seleksi diharapkan akan lancar dan tertib.

Satu lagi yang harus dilakukan, jangan lupa berdoa sebelum melakukan tes agar pikiran tenang ya Pintarian!