Dengan gelombang pendaftaran Kartu Prakerja yang masih berlanjut hingga saat ini. Ternyata masih banyak yang masih salah cara daftar kartu Prakerja-nya. Bahkan kesalahan yang terjadi berdampak pada kegagalan untuk menjadi bagian dari program Kartu Prakerja.  Apakah kamu salah satunya Pintarian?

Sebagai program pemerintah, kehadiran dari Kartu Prakerja diharapkan bisa menjadi angin segar yang bisa meringankan beban para pekerja yang kena pemutusan hubungan kerja( PHK) akibat dari pandemi COVID-19 . 

Dengan tidak hanya mendapatkan pemasukan sementara di masa pandemi. Daftar prakerja dan menjadi bagiannya, pemilik Kartu Prakerja juga memiliki kesempatan besar untuk bisa mendapatkan pelatihan dari mitra resminya, yakni salah satunya Pintaria.

Lebih jelas mengenai keuntungan yang akan kamu dapatkan setelah menjadi bagian dari program Kartu Prakerja, yaitu mendapatkan besaran manfaat senilai Rp3.550.000. Meliputi manfaat kursus dari Pintaria senilai Rp1 juta, insentif uang tunai senilai Rp600.000/bulan selama empat bulan dan insentif tambahan sebesar Rp150 ribu. Dan sebagai syarat untuk bisa mendapatkannya, pemilik Kartu Prakerja terlebih dahulu harus menyelesaikan kursus atau pelatihan dari Pintaria.

Dilansir dari Surya.co.id, bahwa setidaknya sejak dibuka pertama kali pada bulan April tahun 2020.  Sudah lebih dari 8 juta orang yang mendaftar. Dan kemungkinan besar akan terus meningkat, dikarenakan gelombang pendaftaran yang dibuka 30 kali hingga tutup tahun 2020.

Lebih lanjut, dikemukakan oleh Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Panji Winanteya, mengungkapkan bahwa masih banyak yang gagal tahapan seleksi Kartu Prakerja dikarenakan kesalahan teknis yang dilakukan oleh pendaftar.

Maka dari itu, untuk para pendaftar, pastikan untuk cara daftar Kartu Prakerja dilakukan dengan baik dan benar. Berikut beberapa kesalahan teknis yang bisa bikin gagal pendaftar Kartu Prakerja:

Tidak Masuk Daftar yang diusulkan Kementrian

Tidak sedikit pendaftar Kartu Prakerja tidak termasuk dalam daftar yang diusulkan oleh Kementrian dan Lembaga.

Pihak menajamen pelaksana nantinya akan melakukan verifikasi dengan Data Terpadu  Kesejahteraan Sosial ( DTKS) Kementrian Sosial untuk terlebih dahulu mendahulukan pihak-pihak yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

Dijelaskan oleh Panji dari kutipan laman Surya.co.id, bahwa bukan berarti yang bukan korban PHK tidak mendapatkan kesempatan untuk bisa menjadi bagian dari Kartu Prakerja, karena  dalam prosesnya dilakukan secara acak, namun yang diacak juga NIK pendaftar yang didata oleh Kementrian dan Lembaga . Jika masih ada ruang di gelombang, maka masyarakat umum bisa juga masuk ke pengacakan.  

Kesalahan NIK

Karena proses daftar Prakerja memanfaatkan basis data kependudukan dari Kementrian Dalam Negeri. Menjadikan pengisian data NIK ( Nomor Induk Kependudukan) begitu krusial dan harus sesuai.

Pada salah ketik  pada pengisian NIK, seperti penulisan nama yang salah hingga tanggal berakibat pada proses data yang tidak bisa terveriifikasi oleh sistem.

Baca juga:Kenal Lebih dekat Dengan Program Kartu Prakerja

Tidak Konfirmasi Email

Sebagai tahap yang harus dilalui. Verifikasi email ternyata masih menjadi  langkah yang yang sering terlupakan oleh pendaftar.  Hal ini dilihat dari data yang dilansir dari SURYA.co.id,  pada gelombang  pendaftaran yang pertama terdapat 5,96 juta orang yang melakukan registrasi Kartu Prakerja, hanya 4,42 juta yang melakukan verifikasi email.

Dengan kata lain, setidaknya ada lebih dari satu juta orang lebih pendaftar yang tersingkir dalam tahap pendaftaran, dikarenakan tidak atau lupa melakukan verifikasi email.

Foto Tidak Jelas

Pada saat menggugah atau upload foto diri kamu saat mendapatkan, merupakan proses yang harus dilalui. Dan pastikan foto yang dikirim terlihat jelas dan terang, agar bisa diverifikasi dengan baik, karena tidak sedikit pendaftar Kartu Prakerja yang gagal, karena menggugah foto yang buram. Untuk itu, selain memberikan foto jelas. Pastikan pula foto diri kamu yang menghadap kamera.

Pintarian, jangan sampai mengulangi kesalahan tadi yah saat daftar Kartu Prakerja.