Pemanfaatan waktu yang baik adalah kunci keberhasilan studi. Belajarlah membuat prioritas agar semua tugas beres.

  1. To-do list
    Tuliskan tugas apa saja yang harus kamu selesaikan dalam seminggu ke depan. Lalu pecahkan menjadi target harian. Pada target harian, perinci step by step setiap tugas agar tak ada detail yang terlewatkan
  2. Target pencapaian
    Buatlah target untuk masing-masing tugas. Itu akan membuat kamu fokus dan tahu apa yang dibutuhkan untuk mencapai target. Misal, dalam seminggu ke depan kamu punya sebuah tugas paper dengan target nilai A. Kamu pasti akan berusaha keras dan mulai membuat rencana. Misalnya, membuat outline, mencari referensi di perpustakaan online, menghubungi dosen untuk mengetahui parameter penilaian, atau belajar tambahan dari teman lain yang lebih paham.
  3. Timeline
    Tanpa jadwal yang pasti, rencana biasanya hanya menjadi sebatas wacana. Tetapkan jadwal pengerjaan. Bikin tabel sederhana atau gunakan kalender ponsel kamu untuk membuat jadwal tugas. Gunakan fitur notifikasi untuk mengingatkan sisa waktu yang kamu punya sebelum sampai ke batas akhir penyelesaian tugas.
  4. Penting Vs Mendesak
    Semua tugas penting. Tapi belum tentu mendesak. Lantas bagaimana cara membedakan bahwa sesuatu penting dan mendesak dikerjakan? Sesuatu dikatakan mendesak bila ada konsekuensi negatif bila kamu tidak menyelesaikannya tepat waktu. Misal, bila kamu terlambat menyerahkan suatu tugas sesuai deadline dan berakibat kamu tidak boleh ikut ujian akhir. Atau bila setiap penundaan yang kamu lakukan akan berisiko merugikan diri sendiri atau membahayakan pihak lain.
  5. Hindari sikap Perfeksionis
    Punya standar tinggi itu bagus. Kamu  sadar bahwa suatu tugas perlu dikerjakan dengan sungguh-sungguh agar hasilnya memuaskan. Tapi dalam menetapkan target kamu juga perlu realistis. Pertimbangkan waktu yang kamu punya. Misalkan kamu punya plan A dan B. Dengan menjalani plan A, kamu bisa menyelesaikan tugas sebelum deadline dengan hasil baik. Sementara plan B hasilnya bisa istimewa namun butuh waktu lebih lama sehingga ada risiko kamu telat mematuhi deadline. Nah, kira-kira kamu akan pilih yang mana?