Salah satu keterampilan yang perlu dimiliki di era ini adalah critical thinking atau kemampuan berpikir kritis.  Kemampuan ini akan  mendukung keberhasilan dalam studi maupun bekerja. Secara sederhana, Critical thinking digambarkan sebagai proses mengevaluasi informasi untuk membuat keputusan atau solusi yang tepat. Cara-cara berikut ini bisa di jadikan untuk latihan yang penting dalam mengasah kemampuan berpikir secara kritis juga loh..

Rajin Bertanya

Untuk bisa meningkatkan kemampuan cara berpikir kritis adalah dengan banyak bertanya, namun bukan menunjukkan ketidaktahuan. Seperti halnya diam bukan berarti paham atau mengerti. Orang yang berpikir kritis biasanya tidak langsung mempercayai apa yang dia lihat atau ia dengar. Ketika memperoleh informasi otaknya akan diajak untuk berpikir dan mempertanyakan sejumlah hal. (Baca juga: Peluang karir terbuka jika menguasai bahasa asing)

Misalnya, siapa sumbernya, apa esensinya, apakah antara satu dan lain hal memiliki keterkaitan. Mereka tidak akan mau menelan informasi mentah-mentah apalagi untuk sesuatu yang dianggap tidak sejalan dengan logika.

Bedakan opini dengan Fakta

Banyak orang tidak bisa membedakan antara opini dengan fakta. Sering kali sebuah asumsi dianggap sama dengan fakta. Contoh sederhana adalah sebagai berikut; Kalimat berbunyi ‘kopi lebih baik dari teh’ adalah sebuah opini, sifatnya masih asumsi. Cara berpikir kritis mengenai kopi dan teh ini adalah contoh simple yang sering terjadi.

Dalam membuat argumen entah untuk keperluan essay, paper, atau berargumentasi, kamu butuh data. Misalnya, ada penelitian yang menyebutkan bahwa kopi menstimulasi otak dan sistem saraf, dan kopi juga mengandung lebih banyak kafein dari pada teh. Sehingga kamu bisa membuat argumen bahwa kopi lebih menstimulasi otak dibanding teh.  

Menyaring informasi

Di era seperti sekarang ini kita hidup di lautan informasi. Tapi ironisnya, kita sering malah tidak bisa menyaring mana informasi yang benar atau relevan dengan kebutuhan kita. Mesin pencari internet semacam Google sesungguhnya banyak membantu pencarian referensi. Tapi tugas selanjutnya adalah kamu harus pandai-pandai menyaring mana informasi yang bisa dipercaya atau memiliki krebilitas atau tidak. Mana yang hoax, mana yang bukan. Kemampuan menyeleksi informasi akan membuat kamu bisa mengatasi cara berpikir kritis untuk melihat persoalan yang sedang terjadi.

Melihat sudut pandang orang lain

Untuk bisa membuat keputusan yang tepat, kita perlu melakukan evaluasi. Menimbang dan membandingkan pilihan-pilihan yang ada. Hal itu akan mudah dilakukan bila kita terbiasa melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Dari berdiskusi dengan teman, keluarga, mentor, atasan, dosen, atau siapa saja, kamu akan memperoleh banyak masukan dan ide-ide segar dan merangsang pikiran kreatif. Ketika menemukan pandangan yang berbeda dengan apa yang kamu yakini, kamu akan terbiasa untuk berpikir kritis dan objektif.