Dari yang tidak suka dunia olahraga atau pun yang menyukainya. Pasti sudah tidak asing lagi dengan legenda bola basket, Michael Jordan. Pemain basket yang luar biasa di jamannya ini, tidak hanya memiliki prestasi dan kemampuan yang luar biasa.

Tapi juga punya peran besar mengubah popularitas olahraga bola basket secara lebih mendunia. Maka dari itu, menjadi hal yang wajar jika sosok yang kini menikmati masa pensiunnya ini, disejajarkan dengan nama-nama besar lainnya di dunia olahraga.

Akan tetapi, dengan apa yang diraihnya. Jordan tidak mendapatkannya dengan mudah.  Semua yang ia lakukan untuk menjadi yang terbaik , dilakukannya dengan disiplin dan latihan keras untuk bisa lebih cepat, tangguh , dan kemampuan yang semakin baik agar bisa menjadi pemain yang punya peran besar terhadap timnya hingga menjadi juara.

Pintarian, setidaknya ada 5 pelajaran hidup yang bisa kita petik dari perjuangan Michael Jordan dalam meraih mimpinya di dunia bola basket.

Mau tahu apa saja, ini dia diantaranya:

Kesuksesan didapatkan dari Kegagalan

 Apa yang kamu lihat di Youtube atau berbagai sumber berita yang memperlihatkan bagaimana aksi luar biasanya di lapangan. Bukanlah peraihan yang instan, dalam kutipan perkataannya. Bahwa setidaknya ia telah gagal lebih dari 9000 tembakan, kalah lebih dari 300 pertandingan, bahkan sering gagal melakukan tembakan penentu kemenangan. Tapi dengan tetap konsistensi dalam memperbaiki, akhirnya ia mendapatkan kesuksesan.

Fokus pada Sisi Positif

Dalam kutipan perkataan yang dikemukakan oleh Jordan dari laman businessinsider, bahwa saat kita gagal melakukan sesuatu akan terbebani dan merasa semua hal dari sudut pandang negatif. Dalam hal ini Jordan menekankan bahwa kesuksesan yang ia dapatkan, dikarenakan fokus pada sisi positif dalam setiap hal yang ia lakukan.

Terbukti ia mampu meraih menjuarai Playoff NBA sebanyak 6 kali, dan beberapa kali meraih gelar pemain terbaik atau MVP (Most Valuable Player)

Tidak Perlu takut dengan Kegagalan

Dalam sebuah wawancara di film dokumenter, The Last Dance, Jordan mengatakan bahwa ia tidak pernah menyesal dengan apa yang ia lakukan sepanjang karirnya. Kegagalan yang ia dapatkan menjadi penyemangat untuk bisa melakukan lebih baik di  kemudian hari.

Baca juga:5 Cara Sederhana Menjadi Pribadi yang Optimis!

Jangan Lupakan Hal Dasar

Saat melakukan sesuatu, tidak sedikit yang terburu-buru saat menjalaninya. Dan melupakan hal mendasar yang sebetulnya penting, seperti teknik, etika dalam bekerja, atau kesiapan mental, maka apa pun yang kamu lakukan bisa berantakan. Akan dasar hal tersebut, Jordan menekankan untuk tidak meremehkan hal dasar. Bahkan untuk hal kecil yang kita kuasai.

Dengan begitu kelak kamu tidak mudah jatuh, dan kalau pun terjadi. Kamu memahami dan punya alasan kuat untuk bangkit kembali.

Kerja Keras dan Lipat Gandakan

Kamu pasti semua setuju, kalau untuk bisa meraih hal yang kamu inginkan harus disertai dengan kerja keras. Dan itulah yang juga dilakukan Jordan saat masih membela Chicago Bull. Bahkan rekan satu timnya mengatakan bahwa Jordan merupakan sosok yang datang paling pertama dan pulang terakhir saat sesi latihan maupun di gym.

Kerja kerasnya luar biasa, bahkan berlatih lebih keras dan melakukan rutinitas lebih dari apa yang dilakukan yang lain. Maka wajar saja, jika ia menjadi terbaik di masanya.

Bagaimana Pintarian? Apakah kamu semakin semangat? Ingatlah, bahwa untuk menjadi orang yang sukses, tidak ada cara instan. Semua dilakukan dengan disiplin, konsisten, kerja keras, dan pantang menyerah dalam meraihnya.

Pintaria yakin kamu bisa!