Dalam buku Psikologi Pembelajaran yang ditulis A.E Hughes dan E.H Hughes dijelaskan bagaimana sebuah kebiasaan terbentuk. Katanya, pengulangan merupakan dasar dari semua pembentukan kebiasaan. Kita bertindak dengan cara yang sama berulang kali sampai perilaku semacam ini menjadi mudah dan dapat dilakukan dengan sedikit upaya atau bahkan tanpa sadar. Lima kebiasaan yang tampaknya sepele ini bisa mengantar kamu sukses dengan predikat cumlaude. Praktikkan deh!

Membaca Sebelum Tidur

Suka membaca tentu penting. Apa pun jenis bacaannya, kita akan mendapatkan tambahan pengetahuan dari kebiasaan satu ini. Kebiasaan membaca beragam tema membuat orang lebih kreatif karena membuat kita jadi terbiasa melihat berbagai sudut pandang. Lalu apa istimewanya membaca sebelum tidur? Sejumlah riset menyebutkan bahwa membaca sebelum tidur bisa membuat  tidur nyenyak, meningkatkan konsentrasi bahkan berhubungan dengan kemampuan berempati. Riset yang dipublikasikan oleh Northern Illinois University juga menemukan bahwa membaca sebelum tidur bisa meningkatkan kemampuan fungsi kognitif. Responden riset yang punya kebiasaan ini terbukti memiliki kosa kata yang lebih banyak, serta pengetahuan lebih luas. So biasakan membaca sebelum tidur. Yang ringan-ringan saja. Jangan sampai kamu malah mimpi buruk karena membaca cerita horor sebelum tidur.

Kepo

Rasa ingin tahu adalah pendorong lahirnya temuan-temuan penting di dunia ini. Keingintahuanlah yang membuat orang tergerak mencari solusi atas berbagai permasalahan hidup. Perhatikan bagaimana anak-anak memperoleh kepandaian baru. Pasti diawali oleh rasa ingin tahu. Namun seringkali semangat ingin tahu berkurang ketika orang beranjak dewasa. Sikap kritis sering ditanggapi negatif, sehingga orang jadi malas bertanya atau secara sadar membatasi diri dan kebiasaan bersikap pasif terbawa saat menjalani studi. Mulai membentuk kebiasaan baik ini. Bertanyalah bila kamu merasa belum paham atau perlu penjelasan lebih. Ingat kata pepatah, malas bertanya, sesat di jalan.

Cicilan Tetap

Bila kuliah dianalogikan sebagai hutang, anggaplah kegiatan belajar sebagai skema cicilan ringan. Kamu bisa membayarnya sesuai kemampuan, ketimbang menunggu hingga hutang menggunung. Itu sebabnya sebuah mata kuliah, kursus atau pun lembaga pendidikan merancang kurikulum. Maksudnya agar kita bisa mempelajari tahapan demi tahapan dan menyelesaikannya dengan baik sesuai waktu yang telah ditargetkan. Jadi jangan tunggu debt collector menagih kamu. Bangunlah kebiasaan mencicil materi studi sehingga kamu tidak perlu menanggung denda.  Yakin deh, dengan cara ini kamu bisa lulus dengan predikat cumlaude!